Promosi Sekolah: Media Digital Yang Wajib Diketahui – Lensa Edukasi
Sekolah-sekolah baru baik negeri dan swasta terus bertambah, sedangkan jumlah siswa mengalami penurunan sehingga persaingan antar sekolah untuk mendapatkan murid atau peserta didik baru semakin ketat. Kebijakan pemerintah zonasi dan perubahan pola pikir masyarakat memilih sekolah menjadi tantangan tersendiri khususnya sekolah-sekolah yang kurang peka dengan tuntutan masyarakat. Ironisnya, untuk sekolah-sekolah swasta ada sekolah yang peserta didik barunya sampai antri booking kursi supaya bisa diterima, tetapi ada sekolah yang kesulitan mendapatkan peserta didik baru. Hal yang sama juga terjadi di beberapa sekolah-sekolah negeri yang peserta didik barunya terus menurun bahkan sampai tidak ada yang mendaftar sama sekali. Tulisan ini khusus membahas permasalahan di sekolah – sekolah swasta.
Lembaga pendidikan termasuk sekolah-sekolah khususnya sekolah swasta harus memiliki strategi promosi yang kuat dan baik. Sekolah-sekolah swasta harus mengikuti ritme kehidupan masyarakat. Jika saat ini masyarakat memakai perangkat digital, maka sekolah-sekolah swasta harus mengelola dan membuat konten-konten digital. Pertanyaannya adalah apakah sekolah-sekolah swasta telah mengelola media-media digitalnya dengan baik atau belum.
Di era yang sebuah serba digital, pengelolaan media-media digital menjadi suatu kebutuhan utama tidak lagi sekedar aksesories pelengkap profil sekolah. Masyarakat Indonesia menghabiskan berjam-jam setiap hari melihat konten-konten digital di berbagai platform digital. Jika sekolah-sekolah swasta tidak hadir dalam bentuk konten-konten digital, maka masyarakat tidak akan mengenalnya. Masyakarat juga semakin jeli dan cerdas dalam menentukan pilihan sekolah untuk anak-anaknya dengan memverifikasinya melalui konten-konten digital.
Untuk memaksimalkan konten digital, ada 4 hal yang perlu diperhatikan: konten website; pemanfaatan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, Tiktok, X dll; pemanfaatan Google Map, dan pembuatan materi-materi leaflet digital. Dari 4 hal yang sudah kami sebutkan ini, bagaiman performa pengelolaan media digital di sekolah para pembaca semua?
