5 Tips Public Speaking Untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tips Public Speaking Untuk Pelajar dan Mahasiswa oleh Bapak Nanang Bagus Subekti. Jika melakukan pencarian secara online tentang Tips Sukses Public Speaking, kita akan menemukan banyak sekali artikel yang membahas tips atau kiat sukses public speaking. Kita bisa memilih tips yang sesuai dengan kebutuah dan konteks publlic speaking. Setelah kita memilih tips yang paling sesuai, langkah berikutnya adalah mempergunakannya untuk berlatih. Lensa Edukasi merekomendasikan 5 tips yang bisa dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan public speaking.

1. Persiapan

Persiapan public speaking sangat berpengaruh dengan kesuksesan public speaking. Saya optimis, para ahli public speaking pasti mekakuan persiapan sebelum penampilan. Semakin tinggi jam terbang, semakin jeli dalam melihat berbagai aspek yang mempengaruhi kesuksesan public speaking.

Lakukan persiapan dengan sebaik mungkin sebelum tampil, misalnya persiapan materi. Materi menjadi memegang peranan yang sangat penting, karena audien / pendengar /dewan yuri / panitia selalu mempertimbangkan kualitas materi yang disampaikan. Luangkan waktu beberapa saat untuk melakukan pencarian dan pengumpulan materi yang akan dibicarakan.

Tahap persiapan juga memegang peran yang sangat penting sekali, apalagi presentasi dilakukan dengan mempergunakan bahasa asing seperti bahasa Inggris. Jika presentasi dengan mempergunakan bahasa Inggris, maka persiapannya jauh lebih intensif daripada dengan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa sehari-hari.

2. Latihan

Lakukan latihan presentasi dengan sebaik mungkin. Misalnya pengaturan waktu presentasi, proporsi materi yang akan disampaikan, perangkat yang diperlukan, audien, pemilihan kata-kata atau kalimat, tema pertemuan / event apakah formal atau non- formal dll.

Saya selalu melakukan latihan terlebih dahulu beberapa hari sebelum melakukan presentasi atau kegiatan public speaking untuk menyesuaikan dengan kondisi / situasi yang akan dihadapi. Semakin sering kita berlatih, akan semakin lebih baik penampilan kita.

Durasi latihan setiap orang berbeda-beda. Durasi atau frequency latihan dilakukan sampai hasil yang terbaik. Model latihan sebelum penampilan public speaking bisa dilakukan dengan gladi bersih jika acaranya bersifat seremonial. Saat latihan, kita bisa memprediksi situasi atau kondisi riil di lapangan.

3. Kenali Audien / Peserta

Pembicara yang baik akan berusaha mempelajari audien atau pendengar yang akan dijumpai / dihadapi. Misalnya, latar belakang, pendidikan, usia, status sosial, dan profesi para audien dengan harapan bisa menemukan chemistri yang sama dengan para audien.

Jika diundang di suatu acara untuk berbicara / ceramah / presentasi, saya selalu meminta informasi ke panitia atau pengundang karakteristik peserta yang akan hadir, jumlahnya ada berapa dan informasi lain yang bermanfaat untuk persiapan sebelum melakukan presentasi. Semakin lengkap karaktetistik audien yang kita ketahui, akan semakin baik penampilan kita.

4. Penguasaan Bahasa Tubuh

Penguasaan bahasa tubuh menjadi sisi lain yang menentukan daya tarik dan kualitas presentasi. Misalnya, apakah presentasi dilakukan dengan duduk / berdiri? Jika duduk, maka kita harus berupaya mengatur tata cara duduk yang baik, Jika berdiri, maka kita perlu mengatur gaya bahasa tubuh supaya enak dilihat, tidak terlalu cepat dalam bergerak, tidak monton dalam bergaya, tidak sering melalukan gerakan-gerakan tubuh yang mengurangi kualitas presentasi kita. Gerakan-gerakan tubuh yang tidak begitu penting atau justru mengganggu pendengar / audien sebaiknya dihindari.

5. Menjadi Dirimu Sendiri

Jadilah dirimu sendiri. Berupayalah untuk menjadi dirimu sendiri dalam berpakaian, berbicara, dan berinteraksi. Jangan terbebani dirimu untuk menjadi orang lain, yang akhirnya kita sebagai pembicara tidak bisa tampil secara totalitas karena terbayang harus seperti orang lain.

Cermati dengan baik situasi saat kita melakukan presentasi, apakah suasanan hening atau hidup. Seiring dengan waktu, kita akan menemukan gaya dari diri kita sendiri. Maksimalkan potensi dalam diri kita dengan sebaik mungkin sebagai penciri khas personal branding.

Semoga 5 tips singkat ini bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *